Bengkulu Utara, cakrawalabengkulu.com – Pemerintah Desa Datar Lebar, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara menggelar _Pelatihan Ketahanan Pangan_ untuk Tim Pelaksana Kegiatan TPK pada, Rabu 16/7/25 bertempat di Aula Kantor Desa setempat.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari PMD Kabupaten Bengkulu Utara dan *Pendamping Desa Kecamatan Lais Peserta kegiatan adalah seluruh anggota TPK, Kaur/Kasi Pemdes, Anggota BPD, Pengurus BUMDes, dan perwakilan kelompok tani Desa Datar Lebar.
Kepala Desa Datar Lebar saat membuka acara menyampaikan, pelatihan ini penting untuk memperkuat kapasitas TPK dalam mengelola program ketahanan pangan Dana Desa Tahun 2025. “Minimal 20% Dana Desa wajib untuk ketahanan pangan. TPK harus paham dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pertanggungjawaban agar program tepat sasaran dan tidak bermasalah hukum,” tegasnya.
Narasumber dari Dinas PMD menekankan pentingnya TPK memilih komoditas sesuai potensi desa. “Datar Lebar cocok jagung, cabai, dan ayam kampung. Jangan asal ikut-ikutan. Hitung analisa usaha taninya, pastikan ada pasarnya. BUMDes bisa jadi offtaker hasil panen,” jelasnya.
Ketua TPK Desa Datar Lebar mengaku pelatihan ini sangat membantu. “Selama ini kami ragu menyusun HPS dan spek teknis. Setelah dapat materi, jadi lebih paham. Rencana kami tahun ini fokus di demplot jagung ” ujarnya.
Pendamping Desa mengingatkan TPK agar tertib administrasi sejak awal. “Foto 0%, 50%, 100% jangan lupa. Daftar hadir pekerja, nota belanja, semua didokumentasi. Ini penting kalau ada pemeriksaan Inspektorat atau BPKP,” pesannya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut RTL program ketahanan pangan Desa Datar Lebar 2025. Pemdes berkomitmen mengawal TPK agar program 20% ketahanan pangan berjalan efektif dan meningkatkan ekonomi warga.
Pelatihan ini dibiayai dari APBDes Datar Lebar 2025 bidang pembinaan kemasyarakatan. (ADV)






