Bengkulu Utara, cakrawalabengkulu.com – Program Ketahanan Pangan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan hadirnya program ini, para pembudidaya bibit ikan mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah dalam satu bulan, Senin 10 Juli 2023.
Keterangan pembudidaya, hingga saat ini kebutuhan bibit ikan masih dinilai kurang untuk mencukupi kebutuhan para petani ikan di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
Guna meningkatkan hasil produksi, para petani ikan membidik bibit unggul untuk menggenjot hasil.”Sudah pada pintar petani sekarang. Selain mempersiapkan kolam, para petani saat ini lebih selektif dalam pemilihan bibit,” kata Supriyatna, salah satu pembudidaya bibit ikan di Kawasan Minapolitan.
Pada usaha yang digelutinya, hingga saat ini, Supri mengakuĀ mampu memproduksi hingga 400 hingga 500 ribu bibit dalam satu bulan. Bibit ikan yang ia jual pun bervariatif mulai dari ikan mas, nila, lele dan gurami.
Terpisah, pembudidaya bibit ikan air tawar Desa Tambak Rejo Nurul Arifin menyebutkan, dirinya mampu memproduksi bibit mulai 400 ribu hingga 800 ribu setiap bulannya.
Dalam perjalanan usaha yang digelutinya, Arifin sempat mengantongi keuntungan hingga 40 juta dalam satu bulan.”Musim hujan, perubahan iklim pengaruh kuantitas jumlah produksi bibit ikan. Permintaan cukup tinggi hingga saat ini,” kata Arif.
Kedua pembudaya bibit ikan ini membandrol harga jual berdasarkan ukuran besar dan kecilnya bibit ikan. Untuk ukuran 23 dibandrol harga Rp.50, 35 dengan harga Rp.60, ukuran 57 pada harga Rp.70 dan 58 dijual dengan harga Rp 80.
Sementara untuk ukuran bibit ikan 8.10 dibandrol dengan harga Rp. 150 rupiah dan ukuran 8.12 pada harga Rp. 200 hingga Rp.250. Harga ini merupakan harga yang telah berlaku secara umum di kalangan para pembudidaya kawasan Minapolitan.
“Saat ini kami hanya mampu memproduksi 300 – 500 ribu bibit ikan dalam satu bulan. Iya, menyesuaikan musim tanam benih. Induk ikan kami menggunakan lokal danĀ black prima. Saya memiliki 3 paket dengan 1 paketnya berisi 400 induk ikan,”Ā imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Utara, Sugimin menjelaskan, kualitas bibit ikan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan para petani. Pihaknya terus mendorong agar pelaku budidaya bibit ikan menjaga kualitas.
“Peluang usaha yang bagus. Penyerapan dan kebutuhan bibit ikan di Bengkulu Utara tinggi. Ini barometer wilayah Bengkulu Utara sebagai penghasil ikan di Provinsi Bengkulu,” kataya.




